Adhiyaksa,Deli Serdang – Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang bergerak cepat menindaklanjuti polemik kegiatan study tour di SDN 105399 Kulasar yang menuai sorotan dari para orang tua siswa. Kepala sekolah setempat dikabarkan tengah diperiksa guna meminta klarifikasi terkait pungutan biaya sebesar Rp145 ribu kepada siswa.
Pemeriksaan dilakukan setelah muncul keluhan dari sejumlah wali murid yang merasa keberatan dengan besaran biaya kegiatan tersebut. Selain dinilai memberatkan, kegiatan study tour juga dipersoalkan karena dianggap bukan program prioritas di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih sulit.
Pihak Dinas Pendidikan Deli Serdang menyatakan akan mendalami seluruh informasi, termasuk mekanisme penetapan biaya, persetujuan komite sekolah, hingga transparansi penggunaan dana kegiatan.
“Setiap laporan masyarakat pasti kami tindak lanjuti. Jika ditemukan pelanggaran aturan, tentu akan diberikan sanksi sesuai ketentuan,” ujar sumber di lingkungan Dinas Pendidikan.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dunia pendidikan dasar yang seharusnya mengedepankan prinsip keterjangkauan dan tidak memberatkan orang tua siswa.
Sementara itu, pihak sekolah hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang berkembang.
Masyarakat berharap evaluasi menyeluruh dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain di wilayah Deli Serdang.red


















